ZEDD: Clarity

Clarity Deluxe Edition

Well, ini mungkin album pertama Zedd yang paling laku keras. Pertama kali saya mendengar nama Zedd dalam lagunya bersama Lady Gaga -Stache, yang saat itu belum dimasukkan kedalam album ini. Jika belum tau kalau Zedd adalah seorang DJ, mungkin saat mendengarkan lagunya kita akan mencari vokal dari DJ asal Jerman berdarah Rusia ini. Tapi tidak perlu, aransemen dan kompisisi musik yang diciptakan Zedd sangatlah memukau. Bahkan seorang Lady Gaga memilihnya dalam memproduksi beberapa lagu dalam ARTPOP.

Nevertheless, this album was so catchy and full of dubstep. Album di buka dengan Hourglass, yang di menit pertama hanya terdengar instrumen yang berjalan tenang, lalu diiringi vokal LIZ yang sedikit lembut. Lanjut ke track kedua, Shave it Up hanyalah sebuah instrumen yang sangat apik, hanya saja akan sangat terasa benang merah antara Hourglass dengan track kedua ini.


This is the best track in this album, yap Spectrum. saya langsung jatuh hati mendengar track satu ini. Vokal Matthew Koma meskipun masih terdengar baru bagi saya namun cukup enak dikonsumsi telinga saya, dan Zedd menciptakan sebuah track yang sangat mengesankan di Spectrum. Sebagai artis EDM tentunya keputusan tepat bagi Zedd untuk mengajak beberapa suara demi album ini, seperti Ryan Tedder dalam track Lost At Sea, Ellie Goulding, Foxes, Bright LIghts, Miriam Bryant hingga Hayley Williams vokalis cantik nan enerjik dari Paramore. Clarity, track lain dalam album ini yang sangat populer, suara yng disumbangkan Foxes sangatlah jernih dan menyenangkan juga mampu membawa kita untuk ikut bernyanyi diiringi instrumen magic ciptaan Zedd. Awesome, lagi vokal Ellie Goulding mampu membuat saya memberikannya jempol dalam track Fall Into The Sky, suaranya yang lembut dan iringan musik yang agak cepat membuatnya sedikit terdengar berat, but at least it's so Interesting. 


Nah untuk track instrumental Zedd meyediakan 3 track lagi yakni Codec, Stache dan Epos. Well codec tidak lah terlalu buruk, Stache sebagai lagu yang saya dengar pertama kali bersama vokal Gaga, dalam track ini instumennya ternyata mampu membuat saya sedikit bergoyang, sangat anthemik dan catchy, dan benar tidak ada benang merah antara Codec dan Stache. Stache boleh menjadi highlight, tapi Epos jauh lebih cantik dan menarik sebagai track penutup dalam album versi original.


Hayley Williams, she is absolutely gorgeous. Track Stay The Night yang dijadikan Single untuk album ini kembali menjadi track populer, bukan hanya faktor kehadiran penyanyi cantik leader grop band Paramore ini, melainkan komposisi lagu yang sangat pas serta beat yang catchy belum lagi berkat suara Hayley yang benar-benar powerful, perfect!  Sama halnya dengan Matt, saya baru kali ini mendengar vokal penyanyi asal Swedia, Miriam Bryant, cukup bagus dalam track Push Play yang agak cepat. Oh pertama kali saya  mendengar lagu ini dalam film The Internship, itu loh yang film tentang kantor mewah Google. Alive dan Breakn' A Sweat sama halnya dengan track yang lain, dubstep yang menggema dan sangat anthemik. Ohya untuk album yang versi Deluxe Edition ini ada 2 track lagi yaitu Spectrum Accoustic Version dan Clarity Acoustic Version, well dalam Spectrum yang ini saya benar-benar menyukai suara Matt.


Clarity menjadi album yang konkrit dan dance-able yang diciptakan Zedd dan penuh warna. Sangat layak dinanti album dan lagu-lagu baru Zedd lainnya.


(Hdnsyh)


TRACKLIST [Deluxe Edition]:
01  Hourglass (Ft. LIZ)
02  Shave It Up
03  Spectrum (Ft. Matthew Koma)
04  Lost At Sea (Ft. Ryan Tedder)
05  Clarity (Ft. Foxes)
06  Codec
07  Stache
08  Fall Into The Sky (Ft. Lucky Date and Ellie Goulding)
09  Follow You Down (Ft. Bright Lights)
10  Epos
11  Stay The Night (Ft. Hayley Williams of Paramore)
12  Push Play (Ft. Miriam Bryant)
13  Alive (Ft. Empire of The Sun)
14  Breakn’ A Sweat (Ft. Skrillex and The Doors)
15  Spectrum (Ft. Matthew Koma) Accuctic Version
16  Clarity (Ft. Foxes) Accoustic Version

0 comments: